October 16, 2015

Membuat Kristal Bismut Sendiri

Grow Crystal! Grow!
Jika Anda adalah seorang guru kimia, mulailah merencanakan praktikum yang tidak akan pernah dilupakan para siswa. Misalnya saja ... membuat kristal sendiri. Yay! Masa iya sih sepanjang tahun-tahun suntuk di SMA siswa hanya tahu kristal garam. Oh no! Apalagi saat ini kita sedang menggalakkan mantra learning by doing. Kita bisa mencoba mulai dengan Kristal Bismut. Bismut adalah salah satu dari kristal logam yang paling mudah dan cuaaaantik yang dapat kita buat sendiri. Kristal ini memiliki bentuk corong geometris yang menarik berwarna pelangi dari lapisan oksida yang cepat terbentuk.

Membuat dan menumbuhkan kristal bismut sendiri
Kristal Bismut
;)

Bagaimana jika  si kristal berbahaya? Membuat tangan gatal dsb. Oh tenang-tenang. Kristal ini sangat aman, damai, sejahtera kkk. Dari Mbah Wiki kita mengetahui bahwa bismut adalah unsur kimia dalam tabel periodik berlambang Bi bernomor atom 83 (gede juga ya). Mempunyai kristal trivalen, bersifat kimia mirip Arsen dan Antimoni. Dari semua jenis logam, bismut paling bersifat diamagnetik dan merupakan unsur kedua setelah raksa dengan kontiktivitas termal terendah. Bismut tidak berbahaya seperti unsur-unsur tetangganya semisal timbal dan Thalium. Jaman jadulnya bismut sempat dikenal sebagai elemen berisotop paling stabil. (Ah, kebenaran sains memang super relatif) karena kemudian diketahui tidak benar.

Langkah membuat kristal Bismut

Yang pertama kita sediakan adalah alat dan bahan. (Wow this going to be Fab!!)

Alat dan Bahan membut kristal Bismut

1. Kristal Bismut
2. Gelas ukur stainless stell (Bisa panci kecil, atau kaleng aluminium yang sudah dipotong setengah)
3. Sendok bekas (Tak perlu baru, hahah)
4. Kompor atau hot plate
5. Pelindung tangan dan mata (optional)

Cara membuat:

Bismut memiliki titik leleh rendah (271 ° C atau 520 ° F), sehingga mudah mencair  pada pemanasan tinggi. Ketika dilelehkan, kristal bismut akan terpisah dari kotorannya yang memungkinkan untuk membentuk kristal. Langkahnya tidak ada yang sulit, hanya perlu latihan menentukan suhu terbaik. Yay! Beikut caranya:
  • Masukkan bismut ke dalam wadah stainless steel untuk pemanasan hingga mencair. (Hati-hati dengan tangan Anda karena kita bekerja dengan lelehan logam bersuhu tinggi) 
  • Setelah mencair, masukkan ke dalam wadah yang satunya untuk proses pendinginan. Nah saat inilah kita bisa bereksperimen pada bentuk-bentuk kristal yang kita inginkan. Pertama, jangan ganggu selama proses pendinginan. Pengotor akan muncul dalam proses ini, hilangkan dengan sendok bekas. Kedua, kuncinya semakin laaaaaama proses pendinginan makin baik dan aneh-aneh kristal yang terbentuk. Ketiga, jika sudah rada keras pinggirannya, tuang cairan yang masih cair ke kaleng sebelah (untuk mendapatkan kristal yang lain lagi), bisa juga dengan 'diganggu' cairan ditusuk-tusuk dibeberapa bagian dengan sendok. (Makin lambat proses pendinginan makin besar kristal yang didapat. Daaaaaan Anda pastinya nggak mau si bismut jadi keras seluruhnya di panci, wkwkwk. Jadi tungguin ituh benda)
  • Nah setelah dingin, kristal bismut bisa dikeluarkan dari wadah-wadah tadi. 
  • Jika tidak puas dengan hasil bentukan kristalnya, bisa di panaskan lagi. That's mean ... eksperimen lagi. Yay!
Kayaknya asyik nih. Bisa buat koleksi siswa. May be they will start think to Loveeeeee kimiaaaa. Apalagi jika Anda mengabari untuk membuat kristal-kristal yang lain lagi. Ah love it!

Jika masih bingung, bisa melihat video pembuatannya pada link Youtube INI. 

Belo Horizonte, 16 Oktober 2015
Farixsantips