October 9, 2014

Ion dalam Larutan Aqueous / Berair

Di alam, jarang ditemukan air dalam keadaan murni. Bahkan dalam botol Aqua bersegel yang katanya pure buanget itu. Ini dikarenakan struktur molekul air yang membuat zat apapun bisa larut dengan mudah di dalamnya. Because, air adalah sumber kehidupan. Eh, salah. Karena air adalah pelarut universal. Hal ini sangat penting karena jika air tidak dapat melakukan hal ini, kehidupan tidak akan mungkin di Bumi. Di sungai dan lautan misalnya, terdapat oksigen terlarut berarti bahwa organisme (seperti ikan) dapat bernafas. Untuk tanaman, unsur hara terlarut tersedia dalam bentuk yang dapat  mereka serap. Dalam tubuh manusia, air mampu membawa zat terlarut dari satu bagian tubuh ke bagian lain, bahkan 90% darah adalah air, termasuk 80% tubuh kita adalah cairan.

Pemisahan (disosiasi) air 

Air adalah molekul polar. Jika kita menggambar air dengan menggunakan struktur Lewis akan mendapatkan:

Image

Terdapat dua pasangan elektron bebas alias yang tidak mengambil bagian dalam ikatan, menyebabkan sisi molekul air memiliki kerapatan elektron lebih tinggi dari sisi lain di mana atom hidrogen terikat. Sisi ini membuat molekul air lebih negatif daripada sisi mana atom hidrogen terikat. Kita mengatakan sisi ini adalah delta negatif () sisi dan sisi hidrogen adalah positif () sisi delta. Ini berarti bahwa satu bagian dari molekul memiliki muatan yang sedikit positif (kutub positif) dan bagian lain memiliki muatan yang sedikit negatif (kutub negatif). Kita mengatakan molekul tersebut adalah dipol. Ini memiliki dua kutub. Gambar 2 menunjukkan ini.

Image

Air adalah molekul polar

Paham sekarang? Belum?
Ini artinya bahwa senyawa apapun yang di masukkan ke dalam air, sepanjang mereka memiliki kutub-kutub negatif dan positif, maka dengan mudah mereka akan larut, entah sebagai senyawa tunggal maupun dalam ion-ionnya. Yuk, intip pemisahan ion garam dapur yang bahasa arabnya adalah natrium klorida. hehehe

Disosiasi natrium klorida dalam air 


Ini adalah sifat polar air yang memungkinkan senyawa ion larut di dalamnya. Dalam kasus natrium klorida (NaCl) misalnya, ion natrium positif () tertarik ke kutub negatif dari molekul air, sedangkan ion klorida negatif () tertarik ke kutub positif dari molekul air. Ketika natrium klorida dilarutkan dalam air, molekul air polar dapat bekerja dengan cara mereka ada di antara ion individu dalam kisi-kisi. Molekul air mengelilingi ion klorida negatif dan ion natrium positif dan menarik mereka pergi ke dalam larutan. Proses ini disebut disosiasi. Perhatikan bahwa sisi positif dari molekul air akan tertarik ke ion klorin negatif dan sisi negatif dari molekul air untuk ion natrium positif. Sebuah representasi yang disederhanakan ini ditunjukkan pada Gambar berikut.  Pembubaran suatu zat telah terjadi ketika zat memisahkan atau larut. Melarutkan adalah perubahan fisik yang terjadi. Hal ini dapat dibalik dengan menghapus (penguapan) air.

Image
Disosiasi NaCl dalam air
Disosiasi Natrium Klorida dapat dituliskan sebagai,

Agar tidak bingung, berikut beberapa istilah yang mungkin anda temui ketika melihat disosiasi dalam air.
1: Pemisahan (Dissociation)
Disosiasi adalah proses umum di mana senyawa ion terpisah menjadi ion yang lebih kecil, biasanya dengan cara reversibel. 

2: Pembubaran (Dissolution)
Pembubaran atau melarutkan adalah proses di mana kristal ionik memecah menjadi ion dalam air. 

3: Hidrasi (Hydration)
Hidrasi adalah proses di mana ion menjadi dikelilingi dengan molekul air.

Baca juga:
Perbedaan Disosiasi dan Ionisasi

Sumber: disini
Farixsantips